Tidak. Semua proses masking berjalan sepenuhnya di browser kamu (client-side JavaScript). Tidak ada request ke server mana pun saat kamu klik Generate — begitu kamu tutup atau refresh tab, semua isi kotak input/output hilang.
Saat ini: IP address (IPv4), port (baik setelah titik dua seperti host:8080 maupun lewat flag -p/-P), hostname/domain, alamat email, dan pola credential umum seperti password=, token:, api_key=, termasuk gaya -pPassword123 ala MySQL. Masing-masing bisa dinyalakan/dimatikan sendiri lewat checkbox.
Tool ini berbasis pola (regex), bukan pemahaman konteks. Jadi sesuatu yang formatnya mirip IP atau hostname — misalnya nomor versi seperti 1.2.3.4 — bisa ikut ke-mask. Ini disengaja sebagai trade-off: lebih aman kelebihan mask (over-masking) daripada kelewatan data sensitif asli. Hasil di kotak output tetap bisa kamu edit manual kapan saja.
Bisa. Kotak output adalah textarea biasa yang tetap bisa diketik/diedit manual, baik untuk memperbaiki bagian yang salah ke-mask maupun menyamarkan bagian lain secara manual.
Ya, 100% gratis dan tidak butuh akun/login. Kalau tool ini membantu, kamu bisa dukung lewat tombol donasi di footer — tapi itu opsional.
Tidak perlu. Cukup buka halamannya di browser modern (Chrome, Firefox, Edge, Safari). Tidak ada ekstensi atau software tambahan yang dibutuhkan.